Prabowo Hadiri KTT Gaza, Pasukan Perdamaian Siap Dikirim

jogjanetwork.id

Jakarta 13 Oktober 2025Presiden Prabowo Subianto tiba di Sharm El-Sheikh, Mesir, pagi ini untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian Gaza yang digelar di tengah ketegangan berkepanjangan di Timur Tengah. Undangan mendadak ini datang dari Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden AS Donald Trump, yang memimpin pertemuan bersama lebih dari 20 pemimpin dunia, termasuk Sekjen PBB Antonio Guterres. Prabowo, yang berangkat dari Jakarta tengah malam tadi, ditemani Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, langsung menjadi sorotan sebagai wakil negara Muslim terbesar di dunia.

Baca juga: Prabowo: Indonesia Akan Mengakui Negara Israel, Jika…

Konferensi ini bertujuan mengakhiri perang di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 65.000 warga Palestina sejak Oktober 2023, serta mewujudkan solusi dua negara. Prabowo, dalam pidato pembukaannya, menegaskan posisi tegas Indonesia: mendukung kemerdekaan Palestina secara penuh. “Indonesia, yang pernah merasakan penjajahan dan penindasan, berdiri di sisi rakyat Palestina. Kami mengecam kekerasan terhadap warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak, serta ancaman kelaparan yang mengerikan,” ujar Prabowo dengan suara mantap, disambut aplaus meriah dari para pemimpin Arab dan Eropa.

Tegaskan Komitmen Indonesia

Ini bukan kunjungan biasa. Prabowo, mantan jenderal TNI yang kini memimpin Indonesia, membawa pesan kuat tentang peran aktif Jakarta di panggung global. Sebelumnya, di Sidang Umum PBB September lalu, ia sudah menyatakan kesiapan mengirim ribuan pasukan perdamaian ke zona konflik seperti Gaza. Hari ini, di hadapan Trump dan al-Sisi, Prabowo mengulangi komitmen itu, menekankan bahwa perdamaian tak boleh hanya janji, tapi aksi nyata. “Kami siap berkontribusi untuk stabilitas kawasan, termasuk melalui bantuan kemanusiaan dan pasukan penjaga perdamaian,” tambahnya, sambil menyebut kerjasama Indonesia dengan UEA dalam mendirikan rumah sakit lapangan di Gaza.

READ  Serangan Israel: Pelanggaran Hukum Internasional dan Sikap Membisu Dunia

Baca juga: Gebrakan Prabowo di Panggung PBB Dan Pujian Trump

Para analis menyebut kehadiran Prabowo sebagai langkah diplomatik cerdas. Indonesia, yang tak punya hubungan diplomatik dengan Israel, kini memposisikan diri sebagai penengah netral. “Ini menunjukkan Prabowo serius mewujudkan ‘Indonesia bebas aktif’ di era baru,” kata pakar hubungan internasional UI, Andi Widjajanto. Sementara itu, di Jakarta, ribuan warga berkumpul di depan Kedubes Mesir, berharap konferensi ini jadi titik balik bagi Palestina.

TNI Siapkan Pasukan Perdamaian untuk Gaza

Presiden Prabowo Subianto juga memerintahkan Kepala Staf TNI untuk menyiapkan pasukan perdamaian khusus yang siap dikerahkan ke Gaza jika PBB memberikan mandat. Perintah ini disampaikan via telepon dari Sharm El-Sheikh kepada KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dan KSAL Laksamana Muhammad Ali, menurut sumber di Istana Negara. “Siapkan 20.000 personel atau lebih, dilatih intensif untuk misi penjagaan gencatan senjata dan bantuan kemanusiaan,” tegas Prabowo, mengacu pada janjinya di UNGA lalu.

TNI, yang sudah berpengalaman mengirim ribuan prajurit ke Lebanon dan Afrika melalui misi UNIFIL, langsung bergerak. “Kami siap menjalankan perintah Panglima Tertinggi. Latihan simulasi sudah dimulai di Sentral Kodam Jaya, fokus pada pengamanan sipil dan distribusi bantuan,” kata Juru Bicara TNI Mayor Jenderal Nugraha Gumilar. Pasukan ini akan terdiri dari infanteri, medis, dan logistik, dilengkapi helikopter dan pesawat Hercules untuk airdrop bantuan. Indonesia juga berencana membuka pusat medis sementara di Pulau Galang untuk 2.000 korban Gaza.

Perintah ini menuai pujian internasional. Trump, dalam jumpa pers bersama Prabowo, menyebutnya “langkah berani yang bisa percepat perdamaian.” Sementara itu, di Gaza, warga Palestina menyambut positif via media sosial: “Terima kasih Indonesia, harapan baru!” Namun, tantangan tak sedikit: biaya operasi mencapai miliaran rupiah, dan koordinasi dengan Israel-Hamas rumit. Pemerintah janji alokasikan anggaran darurat, plus dukungan dari negara Teluk.

READ  Trump Dukung Tony Blair Pimpin Otoritas Transisi Gaza

Prabowo pulang besok, tapi pesannya jelas: Indonesia tak lagi diam. “Perdamaian Gaza adalah tanggung jawab bersama. TNI siap jadi garda terdepan,” tutupnya. Langkah ini tak hanya angkat citra Prabowo, tapi juga perkuat posisi Indonesia di PBB sebagai kontributor perdamaian terbesar ke-10 dunia.

2 tanggapan untuk “Prabowo Hadiri KTT Gaza, Pasukan Perdamaian Siap Dikirim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *